JEPARA| kawanbisnis.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo berharap penguatan jejaring promosi produk lokal sekaligus pelestarian budaya.Ia menyebut, Jepara memiliki kekuatan pada sektor kriya dan budaya.
“Produk Jepara beragam, mulai dari ukir, tenun Troso, hingga batik dan monel, yang telah dikenal luas,” urainya.
Pihaknya menampilkan wastra atau kain tradisional yang sarat maka saat menerima kunjungan Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Indonesia (KPPBI) Jakarta dalam peragaan wastra Jepara.
Para model menampilkan busana berbahan kain tenun Troso dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) unggulan, seperti monel, rajut, dan kayu.
Ketua KPPBI Jakarta, Deajeng Dewi mengaku terkesan dengan kekayaan budaya Jepara, Jawa Tengah.
“Kami ingin mengangkat kembali budaya daerah, mulai dari busana hingga tradisi,” ungkap Dewi, saat mengunjungi Dekranasda Kabupaten Jepara, Selasa (5/5/2026).
Dewi lantas memaparkan, kegiatan komunitasnya tidak hanya mengenakan pakaian adat, namun juga mengunjungi situs sejarah dan museum. Menurutnya, pelestarian budaya harus menargetkan generasi muda atau gen Z.”Generasi muda perlu dikenalkan pada warisan budaya, agar nilai sejarah tetap hidup,” ujarnya. (*)


