Teknologi Berkembang Pesat dan Marak Kecerdasan Buatan, Prof Musahadi Nyatakan Komitmen UIN Walisongo Bangun Nilai-nilai Kemanusiaan

3 Min Read
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi saat menyampaikan sambutan dalam wisuda program Sarjana, Magister, dan Doktor periode Mei 2026 di Auditorium Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). Foto: dokumentasi

SEMARANG | kawanbisnis.com – Rektor UIN Walisongo Semarang, , menyatakan komitmen kampus yang ia pimpin dalam membangun nilai di tengah perkembangan teknologi yang pesat dan kecerdasan buatan kian marak. Maka, menurut dia, transformasi kampus tidak hanya berfokus pada penguatan akademik.

Musahadi menyatakan hal itu dalam wisuda program Sarjana, Magister, dan Doktor periode Mei 2026 di Auditorium Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Momentum wisuda kali ini sekaligus menjadi panggung pengumuman berbagai langkah strategis kampus menuju World Class University. Untuk itu ia mengingatkan bahwa wisuda merupakan langkah pertama menunjukkan tanggung jawab moral kaum akademisi.

“Gelar akademik yang saudara sandang mulai hari ini bukan sekadar bukti kelulusan, melainkan sebuah tanggung jawab moral,” ujar Prof. Musahadi dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, rektor mengungkapkan peningkatan signifikan sektor internasionalisasi kampus. Tahun ini tercatat sebanyak 813 calon mahasiswa luar negeri mendaftar di UIN Walisongo Semarang. Selain itu, kampus juga memperluas program magang internasional dan double degree.

Pada September 2026 mendatang, lanjutnya, sebanyak 15 mahasiswa dijadwalkan mengikuti program double degree di Shih Chien University sekaligus menjalani magang di berbagai perusahaan di Taiwan dengan fasilitas gaji mencapai Rp20 juta per bulan.

Tak hanya itu, UIN Walisongo juga bersiap menjalani visitasi akreditasi internasional ACQUIN pada Juli 2026 untuk 38 program studi sebagai bagian dari penguatan daya saing global.

Di bidang akademik, kampus memperkenalkan sejumlah program studi baru yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri dan transformasi digital. Prodi baru tersebut meliputi Perpustakaan dan Sains Informasi di bawah Fakultas Ilmu dan Ilmu Politik, serta Prodi Ilmu Hadis, Digital, dan Kedokteran.

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah ini juga mengumumkan sejumlah program beasiswa yang tengah dibuka, antara lain; Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), beasiswa tahfidz 30 juz, jalur prestasi dengan pembebasan UKT penuh, hingga beasiswa rekomendasi KALAM bagi alumni yang melanjutkan studi di UIN Walisongo.

Pria asal Demak yang saat ini juga Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Tengah menyatakan, berbagai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen kampus untuk membuka akses tinggi berkualitas bagi generasi muda Indonesia tanpa terkendala biaya. (*)

Share This Article