Talkshow PMI Kota Semarang Bedah Pancasila Sumber Nilai Kemanusiaan

3 Min Read
Kick of Bulan Kemanusiaan PMI Kota Semarang Tahun 2026 i aula UDD PMI Kota Semarang. Foto: rh/kawanbisnis.com

SEMARANG | kawanbisnis.com – Palang Merah Indonesia () Kota Semarang menggelar talkshow dalam rangka Kick of PMI Kota Semarang Tahun 2026 sekaligus peringatan bulan Pancasila, Kamis (18/6/2026).

Mengusung tema Pancasila Sebagai Jangkar Nilai Kemanusiaan, talkshow yang berlangsung di aula Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang membedah Pancasila sebagai sumber nilai kemanusiaan.

Komisaris Utama Bank Jateng, Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Adnas, MSI mengatakan, Pancasila bukan sebatas tulisan. Namun sebuah produk pemikiran yang memiliki makna filosofis untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila itu lahir adalah buah karya anak bangsa, dan bukan hanya sekedar tulisan, ada moral yang dalam di situ. Ada nilai-nilai yang tidak bisa kita terjemahkan secara katakan hakiki, itulah Pancasila,” katanya seusai menjadi Keynote Speaker talkshow.

Maka dari itu, menurut dia, nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan di seluruh anak bangsa supaya betul-betul mampu beradaptasi dalam menghadapi perubahan-perubahan dinamika yang terus berkembang, baik secara global, nasional, maupun lokal.

Ketua Umum Forum Komunikasi Dewan Komisaris (FKDK) Bank Pembangunan seluruh Indonesia itu juga berharap, nilai-nilai Pancasila yang ada bisa menjadi akar, jangkar, tempat-tempat sandaran yang kokoh.

“Jadi, kalau dikaitkan dengan kemanusiaan adalah bagaimana memanusiakan manusia. Sama kayak orang Jawa nguwongke uwong (memanusiakan manusia),” ujarnya.

Para lansia dan penyandang disabilitas atau difabel ingin ingin hidup sebagaimanaanusia lainnya, merasakan bahagia, dan tidak ingin ada diskriminasi.

Talkshow menghadirkan narasumber Ketua PMI Kota Semarang, The School of Life foundation / Yayasan Sekolah Kehidupan, Priskilla Smith Jully, dan Ketua II Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Jawa Tengah, dr. Agung Sudarmanto, MM.

Pada tahun ini, Ketua Umum Bulan Kemanusiaan PMI Kota Semarang diamanatkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Semarang, Dr. Andhie Fajar Arianto, MH.

Andhie mengatakan, terdapat tahapan dalam proses pelaksanaan bulan kemanusiaan atau bulan dana PMI yang dimulai dari sosialisasi i internal dan eksternal.

“Nanti kita di internal mungkin akan sosialisasi di internal dulu bagaimana proses pelaksanaannya, bagaimana manfaatnya yang akan didapat, bagaimana sisi akuntabilitasnya,” jelasnya

“Bagi warga Kota Semarang yang perlu dipahami bahwa PMI ini kan milik masyarakat Kota Semarang. Sehingga kita berusaha untuk memanfaatkan sebesar-besarnya bagi warga dan masyarakat Kota Semarang,” pungkasnya. (rh)

Share This Article