SEMARANG | kawanbisnis.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah mampu mengulang prestasi atlet Jawa Tengah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2004 dan 2008.
Luthfi menyebut prestasi Jateng pada cabang olahraga tenis meja berhasil meraih medali emas tunggal putra melalui Yon Mardiyono serta perunggu beregu putra saat PON XVI Tahun 2004.
Prestasi kontingen Jateng kembali terulang empat tahun kemudian pada PON XVII 2008, atlet tenis meja Jateng mampu menyumbang medali perak beregu putra, perunggu beregu putri, dan perunggu ganda putra melalui pasangan Yon Mardiyono dan Ersan Sutanto.
Prestasi tersebut mengantarkan Yon Mardiyono memperkuat tim nasional Indonesia pada SEA Games 2005 dan 2007. Ia turut menyumbangkan medali perak ganda putra pada SEA Games 2005 serta perunggu beregu putra pada SEA Games 2007.
Untuk itu ia meminta Brigjen Pol (Purn) Lukas Arry Dwiko Utomo sebagai pemimpin baru Pengprov PTMSI Jateng periode 2026–2030, tidak hanya membenahi organisasi.
Sebab, menurutnya, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak cukup ditopang organisasi yang solid, tetapi harus diukur dari pembinaan atlet yang berkelanjutan hingga meraih prestasi, baik di level nasional maupun internasional.

“Pembinaan dan prestasi harus kita kedepankan. Mulai hari ini pengurus di 35 kabupaten/kota harus bersatu untuk memberikan prestasi olahraga tenis meja kepada masyarakat. Pemprov Jateng akan memberikan tali asih bagi mereka yang berprestasi,” kata Luthfi saat menghadiri Pelantikan Pengprov PTMSI Jawa Tengah di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu (1/8/2026).
Ia menegaskan, Jawa Tengah memiliki modal sejarah yang kuat untuk kembali menjadi kekuatan tenis meja nasional. Karena itu, momentum kepengurusan baru harus dimanfaatkan untuk mengembalikan tradisi prestasi tersebut.
Luthfi menilai, potensi kebangkitan tenis meja Jawa Tengah masih terbuka lebar. Hal itu terlihat dari munculnya atlet-atlet muda berprestasi, salah satunya Citra Rasmi yang memborong tiga medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025 dari nomor tunggal putri, ganda putri, dan beregu putri.
Selain itu, Kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025 yang diikuti 362 atlet dari berbagai klub menunjukkan pembinaan di tingkat akar rumput masih berjalan dan memiliki basis komunitas yang kuat.
Karena itu, ia meminta kepengurusan baru menghadirkan terobosan agar tenis meja semakin dekat dengan masyarakat.


