Apresiasi Peran Muhammadiyah Lowokwaru, Ali Ingatkan Tantangan Pendidikan

3 Min Read
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, saat menghadiri Stadium General Lentera Graduation Ceremony (LEGACY) yang diselenggarakan PCM Lowokwaru di Gedung Kuliah Bersama Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (2/6/2026). Foto: dokumentasi

MALANG | kawanbisnis.com – Wakil Wali , Ali Muthohirin, mengapresiasi Pimpinan Cabang (PCM) Lowokwaru yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Kota Malang, Jawa Timur.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada PCM Lowokwaru yang terus konsisten mengembangkan . Di tengah berbagai tantangan zaman, pendidikan tetap menjadi instrumen utama dalam membangun karakter generasi bangsa dan generasi Islam yang unggul,” ucapnya.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Stadium General Lentera Graduation Ceremony (LEGACY) yang diselenggarakan PCM Lowokwaru di Gedung Kuliah Bersama Universitas Muhammadiyah Malang, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan ketahanan moral peserta didik di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Lebih lanjut, Ali menekankan bahwa pendidikan harus mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak dan remaja saat ini. Oleh karena itu, ia meminta proses pendidikan diarahkan untuk membentuk pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan mentalitas yang kuat.

“Saat ini kita menghadapi berbagai persoalan di kalangan anak-anak dan remaja. Karena itu, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, akhlak, mentalitas, dan ketahanan moral generasi muda,” tegasnya.

Ali juga menyoroti peran besar PCM Lowokwaru dalam mendukung kemajuan pendidikan di wilayah yang dikenal sebagai salah satu kawasan pendidikan terbesar di Kota Malang. Menurutnya, keberadaan banyak sekolah dan perguruan tinggi harus sejalan dengan meningkatnya akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Untuk itu ia mengingatkan agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan akibat keterbatasan ekonomi. Maka, katanya, dibutuhkan sinergi antara pemerintah , lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Jangan sampai ada anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Pemerintah Kota Malang bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, harus terus berkolaborasi agar pendidikan dapat diakses oleh semua kalangan,” pesannya.

Selain sektor pendidikan, Ali turut menyoroti pentingnya pemerataan manfaat pembangunan ekonomi bagi masyarakat. Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kota Malang, Lowokwaru dinilai memiliki potensi besar yang perlu dikelola agar mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Pada kesempatan tersebut, Ali juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat peran pendidikan sebagai sarana membangun peradaban. Ia bilang, pendidikan yang dilandasi ilmu pengetahuan dan keimanan akan melahirkan generasi yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Semoga anak-anak yang belajar di lingkungan Muhammadiyah kelak menjadi generasi yang kuat, berilmu, berakhlak, memiliki kepedulian sosial, serta mampu membawa kemajuan bagi bangsa, negara, dan umat,” pungkasnya. (*)

Share This Article