Banyak traveler yang ke Korea Selatan langsung terpaku pada Seoul: istana, Myeongdong, Hongdae, dan deretan kafe aesthetic. Padahal, salah satu pengalaman paling berkesan justru ada di luar kota. Nami Island dan Petite France sering jadi pasangan destinasi favorit karena jaraknya relatif dekat, pemandangannya kuat untuk foto, dan suasananya terasa beda dari hiruk-pikuk ibu kota.
Bagi yang pertama kali ke Korea, menggabungkan kedua tempat ini dalam satu hari perjalanan biasanya terasa pas—tidak terlalu jauh, tapi tetap memberi variasi alam, budaya, dan spot foto. Tour dengan rombongan kecil 20–25 orang dan ritme santai membuat eksplorasi di sini lebih nyaman, karena Anda tidak perlu saling berdesakan saat naik ferry atau berburu sudut foto. Avenir Tour & Travel, yang beroperasi sejak sekitar 2022 dan merupakan anggota ASTINDO serta IATA, kerap memasukkan rute luar Seoul seperti ini dalam program Korea mereka.
Nami Island: Jalan Kaki di Antara Pohon dan Danau
Nami Island (Namiseom) terletak di Kabupaten Chuncheon, Provinsi Gangwon, dan dikelilingi sungai yang membuatnya terasa seperti pulau kecil di tengah air. Untuk masuk, pengunjung biasanya menyeberang dengan ferry singkat. Perjalanan menyeberang itu sendiri sudah jadi bagian dari pengalaman: angin sejuk, pemandangan air, dan antisipasi sebelum turun di gerbang pulau.
Begitu tiba, daya tarik utamanya adalah jalur pejalan kaki yang diapit deretan pohon. Di musim gugur, daun maple dan ginkgo berubah warna menjadi merah, oranye, dan kuning—salah satu alasan Nami Island sering muncul di feed media sosial. Di musim semi, suasana lebih hijau dan segar. Sementara musim dingin memberi nuansa sunyi dan dingin yang cocok untuk traveler yang suka foto dengan mantel tebal.
Aktivitas di Nami Island umumnya santai: jalan kaki, bersepeda, naik kereta keliling pulau, atau sekadar duduk menikmati angin. Karena areanya tidak terlalu ekstrem, destinasi ini cocok untuk hampir semua usia. Yang perlu diingat hanya alas kaki yang nyaman dan pakaian menyesuaikan musim, karena sebagian besar waktu dihabiskan di luar ruangan.
Petite France: Sudut Eropa di Pegunungan Korea
Tidak jauh dari Nami Island, Petite France menawarkan suasana yang sama sekali berbeda. Kawasan ini dirancang bergaya desa Prancis, lengkap dengan bangunan berwarna cerah, jalan setapak menanjak, dan instalasi yang terinspirasi kisah The Little Prince. Bagi traveler yang suka foto bertema Europe-in-Asia, tempat ini hampir selalu memuaskan.
Petite France terasa lebih “theme village” dibanding destinasi alam murni. Anda bisa berkeliling melihat rumah-rumah mini, toko suvenir, dan spot foto yang sudah ditata rapi. Cocok disinggahi setelah Nami Island, karena kontras antara jalur pohon alami dan arsitektur Eropa membuat satu hari perjalanan terasa lebih lengkap.
Karena medannya agak naik-turun, siapkan sepatu yang tidak licin. Di musim hujan atau musim dingin, tangga dan jalan setapak bisa basah. Jika membawa anak atau anggota keluarga yang cepat lelah, manfaatkan jeda di kafe atau area duduk yang tersebar di dalam kawasan.
Mengapa Keduanya Cocok Dijadwalkan Bersama
Mengunjungi Nami Island dan Petite France dalam satu hari punya beberapa keuntungan praktis:
- Jarak antar lokasi relatif masuk akal untuk perjalanan darat dari Seoul
- Kombinasi alam + desa tema membuat foto dan pengalaman lebih bervariasi
- Durasi kunjungan masing-masing tidak harus seharian penuh
- Cocok untuk ritme santai: jalan kaki, foto, istirahat, lalu pindah lokasi
Dalam format tour, pola ini biasanya lebih tertata. Bus berangkat pagi dari Seoul, tiba di destinasi utama, memberi waktu eksplorasi, lalu lanjut ke titik berikutnya sebelum kembali di sore atau malam hari. Dengan grup 20–25 orang, naik-turun bus, tiket, dan titik kumpul cenderung lebih cepat terkoordinasi.
Jika Anda ingin melihat opsi rute yang memasukkan destinasi luar Seoul, halaman paket tour Korea Avenir bisa jadi acuan awal untuk membandingkan durasi dan highlight perjalanan.
Tips Agar Tidak Kehabisan Energi
Meskipun Nami Island dan Petite France terkesan “ringan”, satu hari penuh di luar ruangan tetap bisa melelahkan—terutama jika cuaca dingin atau Anda banyak berjalan untuk berburu foto. Beberapa tips sederhana:
- Pakai sepatu kets atau hiking ringan, bukan sandal
- Bawa jaket tipis atau layer tambahan; angin di ferry dan area terbuka terasa lebih dingin
- Siapkan power bank; spot foto di kedua lokasi biasanya banyak
- Manfaatkan toilet dan minimarket sebelum masuk area utama
- Untuk makan, pilih opsi Muslim Friendly yang sudah direncanakan sejak awal atau ikuti arahan pemandu tour
- Jangan memaksakan semua sudut foto; pilih beberapa spot terbaik agar tetap ada waktu menikmati suasana
Traveler yang datang saat peak season (terutama musim gugur) sebaiknya siap dengan lebih banyak pengunjung. Datang lebih awal dan mengikuti alur rombongan biasanya lebih efektif daripada mencoba “kabur” sendiri tanpa arah.
Bawa Pulang Lebih dari Sekadar Foto
Nami Island memberi sisi tenang Korea: pohon, air, dan jalur pejalan kaki yang cocok untuk memperlambat tempo. Petite France menambahkan sisi playful dan visual yang kuat di kamera. Keduanya bersama-sama membuktikan bahwa tour Korea tidak harus habis di dalam kota saja.
Dengan persiapan pakaian yang tepat, alas kaki nyaman, dan jadwal yang tidak terburu-buru, satu hari ke Nami Island dan Petite France bisa jadi highlight perjalanan Anda. Terutama jika Anda ikut rombongan kecil dengan ritme santai—karena destinasi indah hanya benar-benar terasa saat Anda punya waktu untuk berhenti, memandang, dan menikmatinya.


