Nahkodai PTMSI Jateng 2006-2030, Lukas Nyatakan Siap Tingkatkan Prestasi Atlet Tenis Meja Jawa Tengah

5 Min Read
Brigjen Pol (Purn) Lukas Arry Dwiko Utomo mengibarkan bendera pataka dalam Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu (1/8/2026). Foto: dokumentasi

“Tahun 2028 tidak hanya satu medali perunggu, syukur Jawa Tengah bisa mewarnai dunia,” ujarnya.

Peluang Jateng

Ketua Umum PB PTMSI, Peter Layardi Lay menegaskan, Musprovlub PTMSI 2026 Jawa Tengah hari ini sekaligus mengukuhkan dan melantik.

Ia berharap kepemiman Lukas dapat bekerja lebih baik dalam memperbaiki prestasi Jawa Tengah sehingga tenis meja dapat menjadi andalan untuk meraih prestasi di PON.

“Tentu setiap kepengurusan ada plus, ada minus. Kita juga berharap kepengurusan yang sekarang ini lebih baik dari yang sebelumnya,” tuturnya

Ia menilai, Jawa Tengah memiliki potensi yang bagus dari sisi tentu kita melihat Jawa Tengah ini mempersiapkan atlet usia dini cukup baik dan juga kegiatan cukup banyak.

“Hanya untuk persiapan ini agak ketinggalan dibanding provinsi lain,” ungkapnya.

Sebagai Ketua umum dirinya berharap Jawa Tengah ini dapat mempertahankan dan memperbaiki prestasi pada PON 2028 seperti di PON-PON yang lalu.

“Bahkan untuk PON 2028 harapan saya, Pak Lukas, sahabat saya yang akan ditetapkan hari ini. Karena saya bicara hari ini karena memang dukungannya sudah tetap dan hanya satu calon calon tunggal dapat menjalankan amanah yang kami berikan,” tuturnya.

Harapan tersebut, menurut dia juga seperti harapan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Ia ingin semua potensi bersinergi dalam mewujudkan target prestasi yang lebih baik.

Ketua Umum Pengcab PTMSI Jawa Tengah, Brigjen Pol (Purn), Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo saat diwawancarai seusai Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) PTMSI Jateng di Wisma Perdamaian, Sabtu (1/8/2026). Foto: rif/kawanbisnis.com
Ketua Umum Pengcab PTMSI Jawa Tengah, Brigjen Pol (Purn), Drs. saat diwawancarai seusai Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) PTMSI Jateng di Wisma Perdamaian, Sabtu (1/8/2026). Foto: rif/kawanbisnis.com

“Ini tentu adalah beban yang harus ditanggung oleh ketua umum yang akan datang.

Ia menilai, PTMSI Jawa Tengah masih berpeluang besar, siap masuk ke Jawa Tengah. Ia menyatakan, pihak selalu siap mendukung melalui penyelenggaraan kejurnas, Liga Silatama dan Silataruna yang mungkin bisa diikuti.

“Kalau potensi yang sekarang ini sangat ada harapan, karena kita lihat usia 15-nya bagus dan PON itu masih 2 tahun. Jadi walaupun melakukan pembinaan intensif selama 2 tahun itu sangat-sangat mudah untuk bisa mencapai prestasi yang diharapkan,” paparnya.

.
Kejuaraan tersebut, lanjutnya, bisa menjadi evaluasi untuk mengukur kesiapan, potensi anak-anak Jawa Tengah sehingga lebih siap menuju ke PON 2028.

“Jadi walaupun ada beberapa atlet senior yang masih tersisa, saya lihat di bagian doktrinnya maupun putranya masih ada beberapa. Tentu proses regenerasi juga harus berhasi,” harapnya. (rif)

Share This Article