Perkuat Perekonomian Kader, Muslimat NU Kota Semarang Bermitra dengan Al Fazza Nabawi Tour

3 Min Read
Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang, Hj. Umiyati Humam dan Direktur PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel, H. Jumarno berswafoto menunjukkan bukti kerja sama di gedung PCNU Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Foto: dokumentasi

SEMARANG | kawanbisnis.com – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang resmi bermitra dengan PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel dan Koperasi Pratama Mitra Abadi (Koprima) untuk mengajak pengurus dan anggota Umroh bersama.

Penandatanganan kerja sama dilakukan setelah ta’aruf calon pengurus baru PC Kota Semarang masa khidmah 2026-2031 di aula gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026).

Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang, Hj. Umiyati Humam menuturkan, kemitraan dengan biro jasa perjalanan haji dan umroh Al Fazza tidak merugikan organisasi maupun anggota.

“Setelah mendengar paparan dari Al Fazza, kami tahu bahwa kerja sama ini menguntungkan semua pihak, kader tetap dapat fee marketing, organisasi juga dapat bonus,” ujarnya.

Selain meringankan jemaah umroh, menurut dia, program menabung umroh melalui Koprima cukup mudah.

“Apalagi dengan kerja sama ini jadi lebih variatif, kita bisa tentukan pilihan jumlah tabungan per bulan untuk target berapa tahun,” urainya.

Sementara, Sekretaris PC , Rr. Dwi Supratiwi menegaskan, kerja sama ditujukan untuk memperkuat kemandirian organisasi dan mendorong kesejahteraan anggota.

“Pengurus dan kader bisa menjadi marketing. Ini tentunya bisa menambah penghasilan bagi yang bisa menjual produk paket umroh,” katanya.

Tiwik, sapaan akrab Dwi Supratiwi lanjut menerangkan, sektor ekonomi kader tidak hanya pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun lebih dari itu, pengurus juga bisa menggali potensi perekonomian melalui mekanisme kerja sama yang sah dan halal.

“Memang sudah seharusnya Muslimat memperhatikan kader yang mau berkhidmah dan berjuang bersama di Muslimat,” ujarnya.

Relasi dua arah, kata dia, harus dilakukan dengan berbagai metode, baik pelatihan dan pembinaan usaha produktif, maupun menjalin kemitraan.

“Kami pikir sudah selayaknya begitu. Tidak benar jika hanya meminta atau menuntut berkhidmah tapi organisasi tidak bisa memberikan solusi bagi kader,” tegasnya.

Sementara, CEO PT Al Fazza Nabawi Tour & Travel, dr. Muhammad Hayyi Wildani menuturkan, pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak untuk penyelenggaraan haji dan umrah.

Di internal NU, lanjutnya, sudah ada PAC Muslimat NU Kecamatan Genuk dan PC Jam’iyyatul Qurra’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kota Semarang yang resmi menjadi mitra marketing.

“Kalau dari luar struktur lembaga atau badan otonom NU, ada Qiraati Demak, ya meskipun pada umumnya juga warga dan tokoh NU,” jelasnya. (*)

Share This Article